Benarkah Ada Kehidupan Didalam Bumi?

Di jaman dulu, banyak orang yang percaya dengan teori bahwa Bumi itu berongga dan di bagian tengahnya ada lubang besar. Di dalam lubang itu lah ada daerah tersembunyi yang belum pernah dikunjungi manusia.

Tentu saja cerita ini hanya legenda, dan belum ada pembuktiannya. Tetapi seperti halnya semua legenda, setiap kisah legenda pasti ada dasarnya. Begitu juga dengan Agartha. Sebenarnya hampir semua agama mempunyai teori tentang dunia bawah tanah ini. Namun tentu saja hal ini sangat tergantung dari interpretasi masing-masing orang.

Dalam kisah novel yang pernah dirilis penulis fenomal seperti Jules Verne, Edgar Rice Borrough, William Reed,cerita mereka tentang Bumi Berongga dan dunia bawah seakan-akan benar adanya. Bagaimana bisa cerita ini dibenarkan, sementara para ilmuwan berfikir bahwa semua itu hanya imajinasi tanpa didasarkan bukti otentik.



Teori bumi berongga mengenalkan dunia bawah yang memiliki 'matahari' kedua dimana ilmuwan fisika menyebutnya sebagai inti bumi yang membara, inti yang membuat bumi berotasi dan berovolusi menghangatkan permukaannya sehingga seluruh gunung di bumi ini terus aktif. Setidaknya itu yang bisa dibayangkan secara logika, ketika manusia berfikir dengan ilmunya, sementara dalam ayat-ayat alkitab sudah ditegaskan tentang kehidupan bumi.

Legenda Bumi Berongga, Filosofi Kehidupan Dunia Bawah
Menurut teori Bumi berongga, kerak bumi berada disekitar kedalaman 1350 kilometer, sementara diameter kutub sekitar 12,713 km dan diameter khatulistiwa 12,756 km. Saat ini ilmuwan dunia hanya memperkirakan sekitar 10 persen kedalaman laut, perkiraan yang terdalam berada di Samudera Pasifik hampir mencapai 11 km. Secara logis tidak mungkin bumi berongga, tapi bagaimana bila kita memikirkan bahwa sebuah balon yang mengambang diudara atau bahkan materi yang memiliki inti atom didalamnya.

Para penulis dan orang-orang yang mendalami kebathinan berusaha mencari kedamaian hidup, pencarian Shamballa, Agartha, Garden of Eden, El Dorado ataupun Shangri La. Dan masih banyak lagi nama-nama penyebutan dari daerah lain yang sebenarnya merujuk pada satu tempat. Shamballa dianggap sebagai surga dimana mimpi anak manusia benar-benar menjadi kenyataan. Banyak orang menganggapnya sebagai dongeng dan mitos belaka karena mereka yang mengungkapkan tentang kehidupan ini tak memberikan bukti kuat.

Dalam ajaran dan budaya meyakini adanya surga, Hindu menyebutnya Paradesha atau Aryavarsha, Cina menyebutnyaHsi Tien, orang Rusia menyebutnya Belovodye dan Janaidar, Kristiani dan Yahudi meyakini adanya Taman Eden. Shamballa dikenal orang-orang Celtic sebagai Avalon dimana wilayah ini tersembunyi didalam kabut ilusi.

Tibet dan Mongolia meyakini bahwa Shamballa adalah dunia bawah, kerajaan tersembunyi dengan komunitas dimana makhluk sempurna dan semi sempurna bisa hidup, sebagai pintu gerbang antara dunia fisik dan spiritual yang bisa ditemukan di gua-gua. Shamballa dianggap sebagai sumber Kalacakra yang merupakan cabang tertinggi dan paling esoterik dalam mistisme Tibet. Menurut Kalacakra, garis raja tercerahkan untuk menjaga kearifan tertinggi ketika semua nilai spiritual didunia luar hilang. Maka pada waktu itu akan muncul seorang raja untuk mengalahkan kekuatan jahat untuk mencapai zaman keemasan. Zaman keemasan dimana akan ada 32 raja yang masing-masing memerintah selama 100 tahun.

Dalam mitos dunia bawah, orang barbar akan menyerang Shamballa dengan tentara berjumlah besar dilengkapi senjata mengerikan.  Raja ke-32 akan bangkit dari tahtanya dan memimpin pertempuran melawan mereka menggunakan Rudra Chakrin. Cakravartin adalah pemilik senjata Rudra Chakrin yang berbentuk roda, dalam mitos senjata ini turun dari langit dan mungkin saat ini kita mengenalnya dengan pesawat UFO. Setelah pertempuran dimenangkan, aturan dunia bawah diterapkan dan membawa era baru, dunia penuh makanan, tak ada penyakit dan kemiskinan, serta orang-orang suci mengajarkan kebijaksanaan sejati.

Legenda ibrani berbicara tentang sebuah tempat yang disebut Luz yang digambarkan sebagai kota dunia bawah didekat gunung suci, mereka menyebutnya tempat tinggal abadi. Banyak orang berfikir bahwa Shamballa merupakan salah satu kota di bumi berongga yang bisa ditemukan di Tibet, pegunungan Kunlun, Mongolia, ada pula yang mengira berada di Sinkiang Cina, kemudian menganggap pintu itu berada di Siberia, Rusia, dan terakhir berada di Artik.

Apa Agartha Itu?
Menurut legenda yang diceritakan, Agartha adalah tempat istimewa di mana para penghuninya sempurna, memiliki ilmu pengetahuan yang sangat tinggi, dan kekayaan alam yang tak terhingga. Plato pernah menulis tentang Agartha, ia mengatakan, “Ada sebuah tempat di dalam bumi yang bisa dicapai melalui terowongan sempit rahasia yang menghubungkan ke empat sudut (mata angin) Bumi.”

Dalam kepercayaan Buddha, tempat seperti Agartha ini juga ada. Beberapa aliran agama Buddha percaya bahwa ada sebuah kerajaan di dasar bumi yang berisi roh-roh jahat bernama Agharti. Selain itu dalam beberapa teks Hindu-Buddha, ada sebuah tempat bernama Shambala di mana merupakan tempat suci yang tersembunyi.

Umat Hindu percaya bahwa dari tempat inilah seorang dengan gelar Khalki akan muncul. Dia merupakan penjelmaan dewa Wisnu yang kelak akan membawa seluruh dunia ke dalam masa kejayaan.



Sulit mengatakan bahwa dunia bawah adalah nyata, alam kekuasaan jin dan tentara iblis dimana manusia hidup diantara mereka. Mereka tercipta dari gas-gas api dan hidup dikedalaman bumi, mereka adalah tentara iblis yang telah dibentuk sebelum Adam diturunkan ke muka Bumi sebagai bentuk antisipasi peperangan antara manusia dan pengikut iblis.

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman (Al A'Raf 7:27)

Filosofi Quran Menegaskan Dunia Bawah
Bagaimana membuktikan bahwa bumi berongga dan dunia bawah itu benar adanya? Maka Quran telah menegaskan tentang kehidupan di bumi lebih dahulu sebelum para ilmuwan dan penulis ternama itu memecahkan misteri dunia bawah:

Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah. Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi (Taha, 20:6-7)

Sebagaimana Dia menciptakan 7 lapis langit, begitu pula Dia menciptakan bumi dengan 7 lapisan didalamnya. Lapisan bumi ini menutupi dunia bawah yang kita kenal dengan Lithosphere,  Lithosphere, Asthenosphere, Upper Mantle, Inner Mantle, Outer Core, Inner Core. Lapisan ini telah ditegaskan Allah dalam Quran:

Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu (At Talaq, 65:12)

Bagaimana mungkin bumi berongga benar adanya? Bagaimana mungkin kehidupan dunia bawah itu benar dan nyata? Maka kita bisa melihat untuk apa sebenarnya gunung-gunung diciptakan, untuk apa mineral dan gas berada didalam yang jumlahnya tidak terhitung. Maka ketika gas-gas yang berada dibawah bumi semakin berkurang seperti saat ini dimana bahan bakar terus dihabiskan, maka bumi pun semakin goyah, dan bumi semakin lama dekat dengan titik matahari yang sudah dibuktikan ilmuwan NASA dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.

Bumi tak lain seperti balon gas, maka tidak heran sejak era industri manusia terus mengambil gas didalamnya, sementara pepohonan semakin berkurang, jelas manusia sendiri yang membuat kerusakan karena Dia menciptakan keseimbangan alam. Allah menciptakan gunung dan mineral didalam bumi semata-mata untuk menjaga kehidupan diantara keduanya, diatas dan didalam bumi.
Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk (Al Anbya, 21:31)

Misteri Kisah Zulkarnain
Dalam kisah perjalanan Zulkarnain ketika berjalan, dia ditemani Khidir dimana mereka menemukan sebuah negeri yang tidak mengerti bahasanya. Catatan sejarah Alexander (Zulkanain) menyebutkan bahwa mereka menemukan air kehidupan, dimana orang-orang pada waktu itu mencari kehidupan abadi.

Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka ( Al Kahf, 18:86)
Map Al Idris, keberadaan dunia bawah

Lalu, apa sebenarnya dunia bawah? Apakah bumi berongga adalah alam nyata atau sekedar ilusi para pencari surga? Telah ditegaskan bahwa dunia bawah ataupun bumi berongga adalah alam para jin, dimana manusia itu bisa memasukinya melalui spiritual ataupun secara fisik memasuki wilayah tertentu yang dipengaruhi gravitasi, sehingga secara langsung mereka memasuki dimensi lain.
Secara fisik, kedalaman bumi memiliki ruang hampa dimana tersimpan gas dan inti bumi, sebuah rongga yang sangat panas dan tidak mungkin manusia hidup didalamnya. Tapi dalam sudut pandang dimensi lain, kehidupan didalamnya diisi oleh kaum jin seperti halnya mereka yang hidup dipermukaan bumi dimana mata manusia tidak bisa melihatnya. Ketika memasuki dimensi ini, maka gravitasi sangat besar mempengaruhi sebuah materi.

Sebagai contoh ketika pengakuan astronom Inggris, Edmund Halley pada abad ke-17 dimana dia mengatakan bahwa bumi terdiri dari empat bola konsentris dan bagian dalam bumi berpenghuni yang diterangi atmosfer bercahaya. Aurora borealis atau cahaya yang sering muncul di kutub utara, disebabkan oleh gas yang keluar melalui kerak tipis dikutub bumi. Kemudian tahun 1947, sekelompok ilmuwan Ottawa-Kanada melakukan misi untuk menemukan posisi magnetik Kutub Utara. Mereka membawa peralatan baru untuk mengambil 'Soundings Magnetic'.
US Air Force meluncurkan penelitian yang dirilis The New York Times 20 Oktober 1947. ‘All Arctic Is Open To The Air Force; 2 New Poles Found. Tests show 3 Magnetic Poles Instead of 1, With Center on Prince Wales Island by Anthony Leviero’

Dalam kisah Zulkarnain, diriwayatkan bahwa dia telah menutup sebuah lubang dimana didalamnya ada makhluk yang membuat kerusakan dimuka bumi. Ada beberapa anggapan tentang makhluk perusak, mereka disebut Yajuj dan Majuj.

Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya. (Al Kahf, 18:95,97)

Kisah Zulkarnain setidaknya memberikan gambaran bahwa dunia bawah benar-benar ada, dimana sebenarnya alam itu dihuni oleh makhluk-makhluk perusak, bahkan ras raksasa kuno pun ada didalamnya. Bumi berongga bukan sekedar hayalan para penulis fiksi, tetapi ide yang membuat cerita mereka benar-benar ada sebenarnya sudah diceritakan dalam alkitab bahwa Allah telah menciptakan alam lain dibawahnya, dunia bawah yang diciptakan iblis mirip dengan surga untuk meyakinkan para pengikut setan bahwa mereka berada dijalan yang benar. wallahualam..

Bagaimana menurutmu?


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Powered by Blogger.